Cerita dongeng Putri malu dan seoerang pangeran raja
Pada zaman dahulu kala, hiduplah sebuah tumbuhan putri malau yang dikutuk oleh raja poku dia hidup di hutan rimba, dan tempat dia tinggal tidak jauh dari kerajaan yang mengutuknya menjadi tumbuhan. Kerajaan poku ini memiliki kemegahan dan kekayaan yang amat bayak, dan raja poku ini di karuniai seorang anak laki-laki yang tampan dan kekardan sebagai pengganti raja nantinya. Namanya books di beri oleh ibunya ketika berumur 2 tahun.
Suatu ketika anak raja ini pergi keluar istana raja untuk berburu di hutan rimba sampailah di hutan rimba akhirnya dia melihat seekor rusa, pangeran melepaskan anak panahnya tapi rusa itu lebih cepat lari dari pada kecepatan anak panahnya, akhirnya dia kehilangan rusanya, dan dia mencari yang lainya berjalan terus menelusuri hutan dalam perjalanan di terhenti sejenak
“Aduh sakit...” teriak putri malu
“siapakah itu yang berteriak kesakitan” kata pangeran
“saya tuan, dibawah mu kakimu menginjak tubuh ku” kata putri malu
“dengan spontan pangeran mengangkat kakinya, ada apa dengan mu? dari tadi saya berjalan dan menginjak tumbuhan yang lainya tapi mereka tidak berteriak kesakitan..?
“maaf tuan sebenarnya saya dulu seorang manusia sama seperti tuan’
“terus kenapa kamu menjadi tumbuhan putri malu...?
“ceritanya panjang tuan, dulu saya di kutuk oleh sang raja, karena saya telah melanggar perintah raja”
“ apa perintah raja yang kamu larang dulu”...?
“waktu saya masih kecil,raja pernah bilang pada saya jangan pernah bermain ketika bulan purnama di sungai tempat tumbuh tumbuhan putri malu, saya merasa penasaran dan tidak menghiraukan perintah raja saya terus bermain di sungai itu waktu bulan purnam, setelah tujuh hari akhirnya sedikit demi sedikit badan saya mulai tumbuh daun daun putri malu, setelah di ketahui raja saya di buang oleh pengawal raja ke hutan ini. 
“terus apa obat yang bisak menyembuhkan mu dari kutukan itu”...?
“hanya raja yang tau apa obat dari penyakit kutukan yanga saya derita ini, bisakah tuan memebantuku?”
“insak allah saya akan membantumu, untuk mencari obat untuk menghilangkan kutukan mu. Sebelumnya saya pamit dulu putri malu pergi ke istana mengatakan pada raja tentang hal kejadian ini”
“Iya tuan” terima kasih atas bantuanya,
Akhirnya pengeran meninggalkan putri malu, dan pergi keistana yang di bangun ayahnya. Dia lalu mencari ayahnya menelusuri istana dia tidak menemukan ayahnya di istana dan pangeran menanyakan pada ibunya.
“Dimana ayah bu”
“ayah mu lagi keluar menemui teman lamanya di negri seberang”
“Kapan dia pulang bu”
“2 hari kemudian”
“Waduh lama jugak ya bu” padahal ada urusan penting yang ingin saya sampaikan pada ayah”
2 hari sudah berlalu datanglah sang raja beserta dengan pengwal istananya,dan disambut oleh pengawal yang tinggal di istana. Mendengar berita tersebut langsung buru- buru sag paneran menemui raja di tahtanya.
“Wahai sang raja saya senang sekali mendengar kedatangan ananda dari negri sebrang, sekiranyan ananda memperkenankan anakmu ini bicara 4 mata di tahta adinda ini” kata pangeran
“baiklah (sambil menyruh pengawalnya meninggalkan mereka berdua di tatahtanya itu) apa yang anda ingin ceritakan pada ayah ayo bilang terus pada ayah ayah akan memperkenankan permintaanmu itu” ( kata sang raja)
“Begini yahh, waktu saya berburu di hutan tidak sengaja ku pijak tumbuhan putri malu lalu ia berteriak dengan kerasnya,masalahnya tumbuhan yang lain yang ku pijak mereka biiasa-biasa saja, dan akhirnya kami melakun tanya jawab ternyata dia dulunya seorang putri yang dikutuk karena melakukan kesalahan dari perintah sang raja, dia bilang menyembuhkan kutukanya itu hanya ayah yang tau”,bolehkah ayah membantu ku?
“owh rupanya itu permasalahanya, sudah 10 tahun yang lalu saya tidak mendengar lagi berita nya, sebenarnya dia adalah seorang gadis yang baik,sopan,dan ramah. Tapi karena ia tidak bisak melawan rasa penasaranya itu maka terjadilah hal sepertti itu. Hanya satu cara untuk menyembuhkan kutukannya itu, natnti ketika bulan purnama tiba carilah daun yang berbunga dari putri malu setelah dapat kamu lemparkan kesungi tersebut lalu ambil air beserta bunganya dengan menggunakan tempurung, dan siramkan ke padanya, hanya dengan cara itulah dia akan bisak menjadi seorang manusia lagi”
“Lalu sang pangeran tergesagesa pergi untuk melakukan ritual yang dikatakan ayahnya tadi, tiaba dia menemu seorang nenek sedang bejalan belawanan arah dan dia bertanya pada nenek tersebut untuk bertanya di mana tempat kejadian yang lalu. 
“Hay nenek dimana tempat putrimalu yang berada di tepi sungai?
“Di sana tapi haru hati-hati untuk mendatanginya banyak tantangan yang harus kamu tempuh nantinya kata nenek yang lewat di depan sang pangeran.
“Tidak apap nenek, apapun tentanganya akan saya lewati nek”.
“Ya udah” bawalah sebuah botol ini nanti sangat berguna buat mu”
“terima kasih nek´kata pangeran”
Ssang pangeran pergi meninggalkan nenek, untuk melakukan ritualnya dan dia mampu menembus penghalang pengahalang yang ditantangnya dan akhirnya mendapatkan obat menyembuhkan kutukan sang putri dan bergegas terus ketempat putri yang dikutuk tadi dan menyiramkan obat yang ia dapat dengan melalui berbagai macam rintangan.
Akhirnya dia sembuh dari kutukan dan menjadi putri yang sangat canti rupawan, melihat putri nancantik rupawan sang pangeran sangat terpesona melihatnya dan akhirnya mereka menikah dan di karuniai 2 orang anak mereka hidup bahagia di istana raja ayahnya
Kesimpulan yang dapat kita petik ialah jagan pernah melakukan app- apa yang dilarang walaupun larang itu sedikit atau banyak tapi tetap saja larangan itu membahayakan kita dan bersabarlah ketika di timpa musibah pada kita, karena dengan itu kita bisak mengerti apa-apa hal yang belum kita mengerti.
terima kasih from ; jalil laelae tewing